Pilih Mana, Jadi KARYAWAN Dengan Jabatan yang Tinggi, Atau Jadi BOS di Usaha yang Kecil?

Hidup adalah pilihan, dan kita pun harus memilih yang mana yang terbaik untuk hidup kita.

Bicara soal pilihan hidup, salah satu yang harus kita pilih adalah dalam hal mencari uang, apakah kita memilih jadi karyawan, atau jadi bos. Namun pada tulisan kali ini pilihannya ‘sedikit dirubah’, yakni “Lebih memilih menjadi karyawan dengan jabatan yang tinggi, atau menjadi bos di usaha yang kecil?”

Kalau pertanyaan di atas ditujukan kepada anda, manakah yang akan anda pilih?
jadi karyawan besar atau jadi bos kecil
Hidup adalah pilihan
Pilih jadi ‘karyawan besar’ atau ‘bos kecil’?

Hidup adalah pilihan, termasuk dalam hal mencari uang. Ketika anda dihadapkan pada 2 pilihan, yakni menjadi ‘karyawan besar’ atau menjadi ‘bos kecil’ — yang manakah yang akan anda pilih?

Sebenarnya jawaban dari pertanyaan di atas relatif, alias tidak semua orang memilih pilihan yang pertama, dan tak semua orang memilih pilihan yang kedua. Hal itu dikarenakan tiap orang memiliki mental dan visi yang berbeda-beda.
Apabila seseorang memiliki mental ‘main aman’, maka menjadi ‘karyawan besar’ adalah pilihan yang paling mungkin. Dengan menjadi ‘karyawan besar’, maka gaji pun besar. Namun, dia harus siap menghadapi tekanan kerja, target kerja, persaingan antar karyawan, waktu kerja yang kadang bisa lembur, dan lain sebagainya.

Tapi ya itu tadi, seberat-beratnya tekanan kerja, mereka memiliki ‘kepastian’ dalam hal penghasilan. Setidaknya tiap awal bulan, gaji akan masuk ke rekening mereka, dan segalanya berjalan dengan stabil.

Lantas, bagaimana dengan pilihan kedua (‘bos kecil’)?

Orang-orang yang memilih menjadi ‘bos di usaha yang kecil’ ketimbang menjadi ‘karyawan dengan jabatan yang tinggi’ biasanya tergolong orang yang tidak suka tekanan kerja, namun berani memulai segalanya dari nol. Ya, pebisnis kecil harus siap dengan segala resiko dalam memulai bisnisnya, yakni harus siap merintis, harus siap tanpa adanya kepastian dari segi penghasilan, harus siap kerja siang malam, harus siap gagal, dan lain sebagainya.

Namun, dibalik segala kesulitan tersebut, mereka memiliki visi dan keyakinan bahwa usaha yang mereka rintis tak selamanya berstatus ‘usaha kecil’. Mereka yakin bahwa usahanya akan terus bertumbuh hingga menjadi besar. Mereka yakin suatu saat mereka bisa mempekerjakan karyawan, dan mereka tinggal ‘menunggu setoran’. Mereka yakin kalau mereka bakal merasakan yang namanya passive income. Dan yang terpenting, mereka-mereka ini begitu mencintai yang namanya TANTANGAN!
Itulah dia gambaran yang teramat singkat, mengenai pilihan ‘menjadi karyawan dengan jabatan yang tinggi’, atau menjadi ‘bos di usaha yang kecil’.

Setelah menyimak gambaran di atas, manakah yang akan anda pilih? Jadi ‘karyawan besar’, atau ‘bos kecil’?

Silahkan berikan jawaban anda di kolom komentar! Ingat, apapun pilihan anda — itu sama-sama baik. Keduanya sama-sama bertujuan untuk mencari uang/rezeki, dan itu lebih baik ketimbang menjadi pengangguran yang pemalas :).

Salam sukses!

No Responses

Write a response