Mengenal Sistem Ekonomi yang Dianut Hong Kong

Hong Kong merupakan salah satu pusat keuangan internasional terkemuka di dunia. Perekonomiannya pun lumayan maju, yakni dengan mengandalkan sejumlah sektor penting, seperti perdagangan, jasa, dan sektor lainnya.

Lantas, seperti apakah sistem ekonomi yang dianut Hong Kong?

Berikut ulasannya!
sistem ekonomi yang dianut hong kong sistem ekonomi liberal
Sistem perekonomian Hongkong
Sistem ekonomi yang dianut Hong Kong

Hong Kong menganut sistem ekonomi liberal, atau sistem ekonomi pasar bebas. Sistem ekonomi seperti ini juga dianut Amerika Serikat dan negara barat lainnya.

Berikut ini 20 fakta mengenai sistem perekonomian Hong Kong, diantaranya:

1. Hong Kong mengandalkan salah satu sektor, yakni jasa. Layanan berbasis jasa yang ada di Hong Kong terkena pajak yang rendah, pelabuhan hampir bebas dan pasar keuangan internasional yang baik.

2. Hong Kong memiliki mata uang bernama dolar Hong Kong. Mata uang ini diterbitkan secara legal oleh tiga bank komersial internasional utama dan dipatok terhadap Dolar AS. Suku bunga ditentukan oleh masing-masing bank di Hong Kong untuk memastikan sepenuhnya digerakkan oleh pasar.

3. Tak seperti di Indonesia yang memiliki bank sentral resmi (Bank Indonesia), di Hong Kong tidak ada sistem bank sentral resmi. Adapun yang bertugas mengatur keuangan adalah otoritas bernama Hong Kong Monetary Authority. Ketika faktor-faktor destabilisasi memukul pasar keuangan di Hong Kong, mereka akan dipantau dan diperiksa oleh Hong Kong Monetary Authority.

4. Perdagangan keuangan secara elektronik adalah evolusi yang mempengaruhi pasar keuangan Hong Kong. Alhasil ‘uang digital’ semakin marak digunakan di sana.

5. Berdasarkan Indeks Kebebasan Ekonomi, Hong Kong memiliki tingkat tertinggi kebebasan ekonomi di dunia sejak awal munculnya indeks tersebut, yakni di tahun 1995.

6. Ekonomi Hong Kong diatur di bawah non-intervensi positif dan sangat bergantung pada perdagangan dan keuangan internasional.

7. Pada tahun 2009, pertumbuhan ekonomi riil di Hong Kong turun sebesar 2.8% sebagai akibat dari gejolak keuangan global. Artinya keuangan global amat mempengaruhi perekonomian di Hong Kong.

8. Keunggulan ekonomi Hong Kong terletak pada sistem perbankan yang sehat, hampir tidak ada utang publik, sistem hukum yang kuat, cadangan devisa yang cukup, anti-korupsi yang sangat ketat dan hubungan dekat dengan daratan Tiongkok. Meskipun terjadi penurunan ekonomi, kekuatan ini memungkinkan untuk cepat dalam menanggapi perubahan.

9. Hong Kong memiliki sistem yang paling efisien dan prosedur aplikasi bebas korupsi, tarif pajak penghasilan rendah, tarif pajak perusahaan yang rendah, serta keuangan pemerintah yang sehat dan berkelanjutan.
10. Pemerintah Hong Kong secara konsisten menjunjung tinggi kebijakan ‘mendorong dan mendukung kegiatan bisnis swasta’. Contohnya terlihat pada perusahaan seperti Cyberport dan Hong Kong Disneyland. Kebijakan seperti ini memiliki dampak positif pada kinerja ekonomi secara keseluruhan dengan menghapus hambatan yang tidak perlu untuk perusahaan-perusahaan swasta di Wilayah Administratif Khusus. Alhasil, perusahaan-perusahaan swasta mendapat kemudahan dalam menjalankan usahanya (tidak dipersulit birokrasi).

11. Indeks Bursa Saham Hong Kong merupakan salah satu tujuan utama bagi perusahaan-perusahaan internasional dan perusahaan-perusahaan dari daratan Tiongkok, karena Hong Kong memiliki industri keuangan internasional yang modern, serta dengan besarnya pasar modalnya di Asia dan alat keuangan yang tersedia — sebanding dengan London dan New York. Cukup hebat, bukan?

12. Statistik Produk Domestik Bruto (PDB) Hong Kong telah tumbuh 180 kali lipat antara tahun 1961 hingga 1997. PDB per kapitanya juga naik sebesar 87 kali lipat di rentang waktu yang sama.

13. Ukuran perekonomian Hong Kong sedikit lebih besar dari Israel dan Irlandia, dan PDB per kapita untuk paritas daya beli adalah keenam tertinggi di dunia (2011), lebih tinggi dari Amerika Serikat dan Belanda — dan sedikit lebih rendah dari Brunei Darussalam.

14. Di akhir abad ke-20, Hong Kong merupakan pelabuhan ketujuh terbesar di dunia dan hanya kalah dari New York dan Rotterdam dari segi keluaran kontainer.

15. Hong Kong adalah anggota Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization).

16. Hong Kong memiliki kompleks kontainer terbesar di Asia yaitu Kwai Chung, kemudian pemilik ekspedisi Hong Kong berada di urutan kedua setelah Yunani dalam hal total tonase di dunia.

17. Indeks Bursa Saham Hong Kong merupakan bursa terbesar keenam di dunia, dengan kapitalisasi pasar sekitar 3,32 triliun dolar Amerika Serikat.

18. Hong Kong tercatat memiliki banyak pasokan tenaga kerja lokal. Tenaga kerja terampil ditambah dengan adopsi metode bisnis dan teknologi modern dari Inggris/Barat memastikan peluang untuk perdagangan luar negeri, investasi, dan perekrutan yang maksimal. Harga dan upah di Hong Kong relatif fleksibel, tergantung pada kinerja dan stabilitas ekonomi Hong Kong.

19. Hong Kong secara konvensional tidak dianggap sebagai surga pajak, namun negara ini menduduki peringkat keempat di Indeks Kerahasiaan Keuangan 2011 dari Tax Justice Network.

20. Pertukaran saham Indeks Bursa Efek Hong Kong adalah yang terbesar keenam di dunia, dengan kapitalisasi pasar sekitar 2,97 triliun dolar AS. Pada tahun 2006, nilai penawaran umum perdana (IPO) yang dilakukan di Hong Kong adalah yang kedua tertinggi di dunia setelah London. Pada tahun 2009, Hong Kong mengangkat 22 persen dari modal IPO, menjadi pusat IPO terbesar di dunia. Saingan bursa saham di masa depan adalah Bursa Efek Shanghai. Pada tahun 2006, Hong Kong Exchanges and Clearing (HKEX) memiliki omset rata-rata harian 33.4 miliar dolar AS, 12 kali lipat dari bursa Shanghai.
Indikator ekonomi: PDB

PDB (nominal, 2009) – HK$1.633.5 miliar (US $210,7 miliar)
PDB – pertumbuhan riil: -2.7% (2009)
PDB per kapita: US$30,087 (2009)
GDP – komposisi oleh sektor:
(2008) Manufaktur: 2.3%
Keuangan: 25.0%
Perdagangan: 26.4%
Layanan Lainnya: 34.7%
Sektor-Sektor Lain: 11.6%.
Baca juga:

10 Cara terbaru mendapatkan uang dari internet
Itulah dia penjelasan lengkap mengenai sistem ekonomi Hong Kong yang ternyata menganut sistem ekonomi Liberal.

Bagaimana pendapat anda mengenai sistem ekonomi yang mereka anut tersebut?

No Responses

Write a response